Bengkulu – Ketua Organisasi Masyarakat Gerakan Bela Tanah Adat (GARBETA) Kota Bengkulu, Supli hayadi, meminta aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan audit terhadap proyek pembangunan drainase di kawasan Pasar Panorama, Kota Bengkulu.
Permintaan tersebut disampaikan karena proyek yang sedang dikerjakan dinilai kurang transparan dan terkesan ditutup-tutupi dari masyarakat. Menurut Suplihadi, hingga saat ini tidak terdapat informasi yang jelas mengenai asal-usul proyek tersebut, termasuk sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana kegiatan, maupun instansi yang bertanggung jawab.
“Kami meminta aparat penegak hukum untuk melakukan audit terhadap proyek drainase Pasar Panorama. Masyarakat berhak mengetahui proyek ini berasal dari mana dan menggunakan anggaran apa,” ujar Supli hayadi.
Ia menyoroti tidak adanya papan informasi proyek yang seharusnya dipasang di lokasi pekerjaan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik. Padahal, papan proyek merupakan salah satu sarana yang wajib disediakan agar masyarakat mengetahui detail pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
“Kami melihat di lokasi tidak ada papan nama proyek atau papan publikasi yang menjelaskan sumber dana, nilai anggaran, kontraktor pelaksana, maupun waktu pelaksanaan. Hal ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat,” tambahnya.
Supli hayadi menegaskan bahwa transparansi dalam penggunaan anggaran publik merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, pihaknya berharap instansi terkait segera memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi dan dugaan negatif.
Selain meminta audit, GARBETA juga mendesak pemerintah daerah dan pihak pelaksana proyek untuk membuka seluruh informasi terkait pembangunan drainase tersebut secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Masyarakat tidak anti pembangunan. Namun, setiap proyek yang menggunakan anggaran negara harus dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” tegas Suplihadi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai sumber anggaran dan detail pekerjaan drainase di Pasar Panorama Kota Bengkulu.
Red

Tinggalkan Balasan