BENGKULU — Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Bengkulu resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Hotel La Tansa, Kota Bengkulu, Rabu (19/8/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi momentum baru bagi para pekerja dan buruh di Bengkulu untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan serta memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan pekerja.
Dalam kepengurusan yang dikukuhkan, Rendra Ginting, SP dipercaya sebagai Ketua dan Muhamad Ade Afriansya, SH sebagai Sekretaris. Sementara Ir. H. Firdaus Jailani dipercaya sebagai Dewan Penasehat.
Jajaran Wakil Ketua diisi M. Taufik dari SPPM sebagai Wakil Ketua I, M. Yusup dari SPPB sebagai Wakil Ketua II, serta Zainal Abidin Tuatoy, S.Sy., MH dari SPSI NIBA sebagai Wakil Ketua III. Sedangkan posisi Bendahara dipercayakan kepada Dame Donie Tarigan, SH., CIL., CMT.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua IWO Kota Bengkulu Anthonius bersama jajaran pengurus. Hadir pula Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bengkulu Sutapa yang mewakili Wali Kota Bengkulu, anggota DPRD Kota Bengkulu Edi Suranto Sembiring, perwakilan Polresta Bengkulu, perwakilan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, serta Emil Reza Satyagraha, BA dari HIPMI Provinsi Bengkulu.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pekerja, pemerintah, legislatif, aparat penegak hukum, dunia usaha dan elemen masyarakat.
Ketua IWO Kota Bengkulu, Anthonius, mengapresiasi pengukuhan Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Bengkulu. Ia berharap aliansi tersebut dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga kekompakan serta menjadi wadah yang mampu menyampaikan aspirasi pekerja secara konstruktif.
«“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. Semoga aliansi ini semakin solid, profesional dan mampu menjalankan amanah serta memperjuangkan kepentingan pekerja dan buruh di Bengkulu,” ujar Anthonius.»
Dengan resmi dikukuhkannya aliansi tersebut, diharapkan seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional serta membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan kondusif di Provinsi Bengkulu.

Tinggalkan Balasan